Aku dengar kamu dicampakan olehnya. Dia mengejar seseorang yang dia cintai, Kan? Tentu aku tahu bagaimana rasanya, karena kamu pun melakukan itu padaku, mencampakanku demi mengejar bahagiamu(katamu). Lalu setelah apa yang menimpamu kamu datang padaku, memberikan perhatian, meminta maaf dan memintak kesempatan untukmu lagi. Hei, memang aku apa? aku memaafkanmu, benar. Selalu. Tapi untuk memulai kembali rasanya tak mungkin. Kamu pasti tau rasanya dicampakan. Tentu saja kamu tau, kamu sedang merasakannya.
Ingat dulu bagaimana aku berjuang meski tak kudapat perhatianmu? itu sakit, sangat. Bahkan aku sering tak bisa terlelap karenannya.
"Seharusnya aku tak melepaskanmu dulu, seharusnya aku menjaga perasaanmu, maafkan aku." katamu senja itu.
"Terlambat, aku harus menjaga perasaan seseorangku sekarang. Bahkan walau dia belum ada. Aku tak mau kembali lagi padamu." jawabku.
Kini, biarlah aku berjalan, tentukan langkahku.
-30.10.2012-
Tiga yang tidak akan pernah bisa ditipu olehmu adalah Tuhan, malaikat pengawasmu, dan dirimu sendiri. Lalu sampai kapan kamu mau membohongi dirimu dengan berkata "aku bahagia," sedangkan kamu sendiri tau dia terus menerus membuatmu terluka? Berjalanlah lagi, bahagiamu ada di luar sana. Lepaskan ia yang tidak mau di pertahankan, jangan bodoh dengan terlalu berharap. Kebodohanmu adalah ketika kamu terus menerus berharap sedangkan segalanya sudah tak mungkin untuk kamu perjuangkan.
Lupakan semua, kamu hanya harus menyadari semua ini adalah semu. Sederhana saja, kamu tidak bisa mengharapkan ia mencintaimu pada saat kamu mencintainya, apapun alasannya. Melelahkan bukan? bahkan aku sendiri berani bertaruh, ada masa dimana kamu benar-benar merasa dadamu terasa sakit sehingga menarik nafaspun tak semudah biasanya hanya karena ulahnya padamu. Lalu apa yang kamu harapkan?
-29.10.2012-
Sudah banyak yang kita lalui. Ada pertengkaran-pertengkaran, kadang bahkan sampai caci maki. Ada kamu atau aku saling diam-diaman tidak menyapa sampai berhari-hari. Ada juga momen tertentu dimana kita saling merindu di malam hari ketika kita saling menjauhi dan kemudian merasa sepi. Ah, perjalanan kita memang belum lama dimulai. Masih harus banyak hal dan masalah yang akan kita temui. Ada pahit manis, tawa tangis, atau apa pun yang akan mencoba menjegal hati kita atau malah menguatkan kita nanti. For me it doesn’t matter. Cause no matter what happen, I’ll love you anyway.
-25.9.2012-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar